The Influence of Servant Leadership and Teachers' Pedagogical Competence on Primary School Quality Mediated by Work Motivation

Authors

  • Vina Sudistiana Universitas Bina Bangsa
    • Conceptualization
    • Project Administration
    • Methodology

DOI:

https://doi.org/10.59211/mjpjetl.v4i2.383

Keywords:

servant leadership, kompetensi pedagogik, motivasi kerja, mutu sekolah, mediasi

Abstract

Tujuan: Studi ini disusun untuk menguji secara empiris bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada pelayanan (servant leadership) serta kompetensi pedagogik yang dimiliki guru berkontribusi terhadap pencapaian mutu sekolah dasar, dengan motivasi kerja guru diposisikan sebagai variabel yang memediasi hubungan antar-konstruk tersebut. Metodologi Penelitian: Penelitian menggunakan desain survei eksplanatori kuantitatif dengan melibatkan 157 guru sebagai unit analisis, yang tersebar pada 21 sekolah dasar negeri di wilayah Kota Serang, Provinsi Banten. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert lima poin, kemudian diolah menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil: Keseluruhan hipotesis yang diajukan terbukti signifikan secara statistik. Servant leadership memberikan pengaruh langsung terhadap motivasi kerja guru (β = 0,515; p = 0,000) maupun terhadap mutu sekolah (β = 0,286; p = 0,000). Kompetensi pedagogik turut memengaruhi motivasi kerja (β = 0,429; p = 0,000) dan mutu sekolah (β = 0,180; p = 0,008). Di antara ketiga prediktor, motivasi kerja guru tampil sebagai penentu paling kuat terhadap mutu sekolah (β = 0,482; p = 0,000). Secara keseluruhan, model yang diajukan mampu menerangkan 73,6% variasi pada mutu sekolah. Simpulan: Upaya meningkatkan mutu sekolah dasar tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan sinergi antara penguatan kepemimpinan yang melayani, pengembangan kompetensi mengajar guru, dan penguatan motivasi kerja sebagai satu kesatuan strategi. Keterbatasan: Cakupan penelitian ini masih terbatas pada satu kecamatan di Kota Serang, menggunakan rancangan cross-sectional, serta mengandalkan persepsi guru sebagai satu-satunya sumber penilaian mutu sekolah. Kontribusi: Riset ini menyumbangkan bukti empiris bahwa motivasi kerja guru berfungsi sebagai jalur penting yang menjembatani kualitas kepemimpinan dan kompetensi pedagogik dengan capaian mutu sekolah, sekaligus memberikan bahan pertimbangan bagi pemangku kebijakan pendidikan dalam merancang program pembinaan sekolah

 

Article Statistics
0
Abstract Views
0
Total Downloads
0
PDF Downloads
16
References
Aug 21, 2026
Published

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Danim, S. (2021). Manajemen mutu sekolah: Dari konsep ke praktik. Alfabeta.

[2] Hamzah, M. I., Lubis, F., & Suherman, A. (2023). Servant leadership dan kinerja guru sekolah dasar: Studi kasus di Jawa Barat. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11(1), 67-82.

[3] Hasan, M., & Nurdiana, R. (2022). Servant leadership kepala sekolah dan dampaknya terhadap iklim kerja guru sekolah dasar. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 98-113.

[4] Hidayat, T., & Sari, N. P. (2022). Kompetensi pedagogik guru dan pengaruhnya terhadap motivasi kerja di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 55-71.

[5] Kurniawan, A. F. (2022). Servant leadership kepala sekolah dan kontribusinya terhadap pencapaian standar mutu pendidikan dasar. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 5(1), 22-38.

[6] Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 40(1), 5-22.

[7] Prasetyo, H., & Wulandari, D. (2021). Motivasi kerja sebagai mediator dalam hubungan antara kompetensi profesional guru dan kualitas mengajar. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 5(2), 145-159.

[8] Ringle, C. M., Wende, S., & Becker, J. M. (2020). SmartPLS 4. SmartPLS GmbH.

[9] Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860.

[10] Sendjaya, S. (2022). Servant leadership theory and practice: A contextual and comparative approach. Springer.

[11] Supardi. (2022). Kinerja guru: Teori, asesmen, dan implementasi (Edisi kedua). Raja Grafindo Persada.

[12] Wahyudi, A., & Setiawan, B. (2023). Pengaruh servant leadership dan kompetensi guru terhadap mutu sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(2), 155-170.

[13] Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Kementerian Pendidikan Nasional.

[14] Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lembaran Negara Republik Indonesia.

[15] Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia.

[16] Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Lembaran Negara Republik Indonesia.

Downloads

Published

21-08-2026

Issue

Section

Articles

URN

Similar Articles

41-50 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.